Selasa, 23 Oktober 2012

Membedakan fungsi perangkat lunak


Software aplikasi dapat dibedakan menjadi 2 yaitu:
1.      Software aplikasi jadi
2.      Software aplikasi custom atau tailor mode.

1.      Software aplikasi Jadi
Software aplikasi jenis ini merupakn software yang dibuat oleh industry software untuk memenuhi kebutuhan aplikasi yang biasa digunakan oleh kebanyakan pengguna komputer untuk melakukan aktivitasnya. Software ini dibuat berdasarkan kebutuhan, pengalaman, dan feedbackdari pengguna software sejenis sebelumnya.
            Contoh kasus: Sistem operasi Windows
      Sistem operasi Windows berkembang mulai dari MS-DOS, kemudian menjadi Windows 3.0 karena terdapat keinginan pengguna akan sistem operasi yang mudah dioperasikan. Tuntutan dari pengguna yang semakain mudah menggunakannya maka Windows beberapa kali berubah dan setiap kali berubah selalu memunculkan kemudahan baru yang belum terdapat pada versi sebelumnya.
Berikut ini adalah evolusi Windows berdasarkan feedback pengguna dan teknologi yang semakain berkembang.
      Windows 3.0     Windows 3.1     Windows 95     Windows 98     Windows ME     Windows XP
            Contoh kasus: Aplikasi perkantoran (Office application)
      Pada awalnya, aplikasi perkantoran ini hanya menuntut untuk digunakan sebagai pengolah kata (word prosesor) dan pengolah angka. Akan tetapi, semakin kaju teknologi dan semakin banyak feedback dari pengguna yang menginginkan feature atau kemudhan baru ditambahkan pada aplikasi perkantoran tersebut membuat aplikasi tersebut berkembang setiap tahun atau periode tertentu. Kemudahan dan intergrasi dengan palikasi lain menjadi cirri khas dari setiap penambahan kemudahan dari aplikasi yang baru.
2.      Software custom atau tailor made
            Software jenis ini membutuhkan interaksi langsung antara pembuat software dengan pengguna yang akan menggunakan software tersebut. Interakksi ini bersifat dua arah, setelah terjadi kesepakatan anatar pengembang dengan pengguna, aplikai tersebut kemudian dibangun, aplikasi yang akan dibangun. Aplikasi yang dapat dibangun  dapat dapat menggunakan dua cara, yaitu:
a.      Membangun aplikasi benar benar dari awal atau dari nol
b.       
b.      Memodifikasikan atau melakukan pengaturan sendiri aplikasi yang sudah ada, seperti SAP atau Oracle.

            Contoh Kasus: Sistem Informasi Pendidikan SMU
      Sampai saat ini belum terdapat sistem informasi pendidikan standar atau dikembangkan benar-benar sesuai dengan kebuthuhan sebuah SMU. Dengan kata lain, untuk membuat aplikasi sistem informasi pendidikan SMU untuk SMU tertentu kita harus membangun aplikasi tersebut dari awal. Interaksi antara pengembang software dan pengguna untuk mengetahui feature atau cirri apa saja dari software yang akan dibuat harus dilakukan. Software tersebutakan cocok digunkan untuk SMU tersebut karena kebutuhan dikembangkan dari SMU tersebut.
            Contoh kasus: sistem informasi keuangan rumh sakit
      Sistem informasi keuangan sudah banyak dikembangkan orang. Akan tetapi, untuk melakukan pengaturan sendiri sistem tersebut diperlukan sebuah kerjasama tim yang kompak antara pembuat dengan pengguna. Jadi, apliksi tersebut tidak dikembangkan lagi dari nol, tetapi dengan  cara menyesuaikan dengan kebutuhan rumah sakit yang akan menggunakannya. Aplikasi enterprise, seperti Oracle atau SAP biasanya menjadi pilihan utama dari perusahaan-perusahaan besar. Mereka tidak mau mengambil resiko dengan mengembangkan dari awal aplikasi yang akan dibuat tetapi cukup dengan melakukan pengaturan sendiri aplikasi tersebut. Hal ini biasanya dilakukan untuk mengurangi waktu pengembanngan software yang memakan waktu dan biaya yang tidak sedikit.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

JanGan Lupa di Coment ya,